skip to main | skip to sidebar

About me

Foto Saya
Pena An-Nisa
Lihat profil lengkapku

Quills scratch ...

  • ▼ 2012 (3)
    • ▼ Maret (3)
      • Even Handling on Java
      • Java GUI
      • Kenalan sama Stream IO Java
  • ► 2011 (8)
    • ► Desember (1)
    • ► November (1)
    • ► September (2)
    • ► Juli (4)

Labels

  • Attitude :) (1)
  • It's the Story (2)
  • Java (5)
  • Java Project (2)

Clicker

Blogroll

Diberdayakan oleh Blogger.

Pena An-Nisa

Quills ....

  • Quills....
Tampilkan postingan dengan label Java. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Java. Tampilkan semua postingan

Even Handling on Java

Rabu, 14 Maret 2012


EVENT
HANDLING
Apa itu?????
            Event Handling merupakan konsep penanganan suatu action yang terjadi. Jadi suatu program akan berjalan saat sesuatu terjadi, misalnya saat tombol diklik, saat combo box dipilih dan sebagainya. 
Contoh program event handling :


Hasil eksekusinya:


Pada GUI Event Handling terdapat 2 class yang sangat bermanfaat yaitu :

Inner Class
Inner class, seperti namanya, adalah sebuah class yang dideklarasikan di dalam class lain.
Kegunaan inner classes akan dapat membantu Anda menyederhanakan program, terutama dalam event handling seperti yang ditunjukkan pada contoh.
Contoh Menutup Window :

Anonymous Inner Class
Anonymous inner class adalah inner class yang tanpa nama. Kegunaan dari anonymous inner class akan menyederhanakan kode-kode Anda lebih lanjut. Di bawah ini merupakan modifikasi dari contoh bagian sebelumnya.
Contoh Menutup Window:

Sumber  : http://contohprogram.info/java/contoh-event-handling-di-java.html
          http://poss.ipb.ac.id/files/JENI-Intro2-Bab08-GUI%20Event%20Handling.pdf

Diposting oleh Pena An-Nisa di 10.10 0 komentar  

Label: Java

Java GUI


Java GUI



adalah suatu kumpulan dari komponen yang mempunyai fungsi untuk merancang sebuah User Interface atau tampilan form
Beberapa jenis dari GUI toolkit adalah:

1.AWT(Abstract Window Toolkit)

            Abstract Window Toolkit atau disingkat AWT adalah alat pengembangan software asli milik Java yang khusus ditujukan untuk membuat GUI (Graphical User Interface). Hal ini berarti berkaitan dengan pembuatan dan pengaturan Window (misalnyaJFrame, Jpanel, dan Container), Gra phics (misalnyaPaint, Color, dan Font), dan user interface (misalnyaMouseListener dan ActionListener).
            Sayang-nya AWT ini sangat-sangat kekurangan komponen yang biasa digunakan untuk membangun sebuah aplikasi desktop secara lengkap (komponen tabel saja tidak ada ) Terlepas dari kurang-nya komponen GUI yang terdapat pada AWT (Abstract Window Toolkit), aplikasi yang dibangun menggunakan AWT (Abstract Window Toolkit) akan tampak seperti aplikasi native. Maksudnya yaitu, jika aplikasi yang dibangun menggunakan AWT (Abstract Window Toolkit) ini dijalankan pada Sistem Operasi Windows. Maka aplikasi ini akan terlihat seperti aplikasi Windows pada umum-nya, dan begitu juga jika dijalankan pada Sistem Operasi Mac ataupun GNU/Linux. Kenapa ini bisa terjadi, karena AWT (Abstract Window Toolkit) ini benar-benar memanggil native subrutin untuk menggambar setiap komponen-nya ke layar

2.Java Swing

Terdapat 2 IDE besar yang menggunakan GUI Toolkit Java Swing yaitu NetBeansIDE (OpenSource) dan Intellij IDEA (mempunyai versi OpenSource dan Komersial).
Dibandingkan dengan pendahulu-nya yaitu AWT (Abstract Window Toolkit), Swing mempunyai lebih banyak komponen pendukung untuk membangun sebuah aplikasi yang lengkap untuk keperluan desktop. Selain didukung dengan banyak-nya komponen, Swing ini benar-benar murni 100 % ditulis dengan bahasa pemrograman Java tanpa adanya sebuah wrapper untuk memanggil rutin-rutin native code via JNI (Java Native Interface).
Seluruh komponen yang terdapat pada Swing, semuanya murni digambar sendiri menggunakan API (Application Programming Interface) 2D untuk memanggil rutin-rutin dasar penggambaran komponen-nya. Nah dengan model seperti ini, memungkinkan sekali aplikasi yang dibangun menggunakan Swing tampak sama persis di berbagai macam Sistem Operasi.
Nah sekarang, belajar membuat GUI dengan Java Swing:
Pertama buatlah project dan buat sebuah Main class . Kemudian, instance sebuah object dari class JFrame lalu panggil method setVisible(true) pada object tersebut.

Maka hasilnya akan menjadi


Bentuknya tidak menarik ya? kita harus me-resize-nya secara manual agar bentuknya lebih wajar. Untuk membuat ukurannya jadi lebih wajar, kali ini kita akan coba memanggil method setSize() dari object JFrame yang diberi parameter Width dan Height masing2 sebesar 300. Anda bisa menentukan ukurannya sesuka anda.
           
 Maka hasilnya akan menjadi:


Nah sekarang tinggal mengmbangkan dengan menambahkan tool :)


3.SWT (Standart Widget Toolkit)

SWT (Standart Widget Toolkit) ini adalah sebuah GUI Toolkit yang dikeluaran oleh IBM sebagai alternatif dari AWT/Java Swing milik SUN Microsystem, yang membedakan antara SWT (Standart Widget Toolkit) dan AWT/Java Swing adalah SWT ini benar-benar mengakses native GUI library yang terdapat pada Sistem Operasi melalui JNI (Java Native Interface). Dengan model seperti ini, memungkinkan tampilan aplikasi yang dibangun menggunakan GUI Toolkit SWT menjadi sama persis dengan aplikasi native lain-nya. Kekurangan dari model pemanggilan native GUI library seperti ini adalah kita harus menyediakan library untuk tiap-tiap Sistem Operasi target aplikasi kita.
Sebelum mulai menggunakan GUI Toolkit SWT, kita harus mendownload dahulu library swt.jar yang sesuai dengan Sistem Operasi yang teman-teman gunakan dari halaman project SWT. Setelah selesai mendownload file swt.jar, tambahkan-lah file swt.jar tersebut kedalam CLASSPATH.
Sumber:
http://martinusadyh.web.id/2010/04/23/macam-macam-gui-tookit-pada-java/             http://mirzaakhena.site90.net/smtc/?p=6

Diposting oleh Pena An-Nisa di 09.11 0 komentar  

Label: Java

Kenalan sama Stream IO Java



Kenalan sama Stream IO  Java ^^

Apa itu Stream IO??
Stream adalah representasi abstrak dari aliran data yang berjalan dari sumber (input stream) ke tujuan (output stream). 
Gimana cara menulis dan membaca ??
o  Untuk membaca, program membuka stream pada sumber ( file, memory, socket) dan membaca informasi secara sekuensial.





o  Untuk menulis, program mengirim informasi ke tujuan dengan cara membuka stream tujuan, selanjutnya menulis informasi secara sekuensial.


Nah sekarang setelah kita kenalan, kita perlu tahu apa aja jenis Stream IO :

Byte stream (8 bit)
         digunakan untuk byte, integer, dan simple data type yang lain.
         Misal: numerical data, executable programs, dll
Character stream (16bit)
        digunakan untuk data tekstual (teks), mendukung unicode.
        Misal: text files

A.    Byte Stream


FileOutputStream     : digunakan untuk menulis pada file
PipedOutputStream  : digunakan untuk menjadi output dari PipedInputStream.
FilterOutputStream   : merupakan superclass dari subclass-subclass seperti DataOutputStream,                                             BufferOutputStream, PrintStream, CheckedOutputStream
ByteArrayOutputStream : digunakan untuk menuliskan stream menjadi byte array.
ObjectOutputStream : digunakan untuk menuliskan objek pada OutputStream.

Sebagian method-method OutputStream adalah :
Voidclose()
Menutup output stream yang aktif dan melepaskan sumber daya terkait
dengan stream tersebut
Void flush()
Melakukan flush output stream dan memaksa semua byte buffer untuk
dituliskan keluar
Void write(byte[] b)
Menulis sebanyak b.length dari byte array ke output stream
Void write(byte[] b, int off, int len)
Menuliskan sebanyak len byte dari byte array b dimulai dari index off


B.   Character Stream

Setelah kenalan sama stream..
Next sekarang kita kenalan sama Input dan Output Stream Java atau I/O Java

         Level tertinggi pada hirarki package java.io adalah dua abstract class: InputStream dan OutputStream 
Keduanya langsung dibuat dengan meng- extend class Object. Class InputStream dan OutputStream mempunyai beberapa method dasar untuk membaca dan menulis bytes.

         Untuk membaca digunakan class yang mengimplementasikan InputStream, contoh : FileInputStream.
Untuk menulis digunakan class yang mengimplementasikan OutputStream, contoh : FileOutputStream

InputStream                                                                   
                FileInputStream
                ByteArrayInputStream
                FilterInputStream
                                DataInputStream
                                BufferedInputStream
                                PushbackInputStream
                ObjectInputStream
                PipedInputStream
                SequenceInputStream 

OutputStream
                FileOutputStream
                ByteArrayOutputStream
                FilterOutputStream
                                DataOutputStream
                                BufferedOutputStream
                                PrintStream
                ObjectOutputStream
                PipedOutputStream

contoh script membaca file:



cotoh script menulis file : 



sumber :  Pemrograman Berorientasi Obyek oleh Idris Winarno (file ppt)




Diposting oleh Pena An-Nisa di 04.27 0 komentar  

Label: Java

Java..Struktur Pemrograman

Jumat, 29 Juli 2011


Review java bertujuan untuk mengingat kembali apa yang kita ketahui tentang bahasa pemrograman java. Jadi sebelum melanjutkan ke materi praktikum struktur data yang menggunakan bahasa pemrograman java, maka perlu untuk mereview sekilas tentang beberapa struktur bahasa pemrograman java yang akan sering kita gunakan nanti pada saat kuliah praktikum struktur data. Perhatikan dengan seksama tiap-tiap bagian struktur bahasa pemrograman java berikut ini.
1.     Variabel dan operasinya
Variabel yang sering digunakan pada praktikum struktur data antara lain:
String, yakni suatu variabel yang menampung data kumpulan huruf atau karakter. Cara pendeklarasiannya sebagai berikut.
String [nama_var]=”[value]”;
Contoh.
String alamat=”Jl. Sumatra 45”
Integer, suatu variabel yang menangani tipe data bilangan bulat. Cara pendeklarasiannya sebagai berikut.
int [nama_var]=[value];
Contoh.
int bilangan=300;
Boolean, adalah tipe data yag paling sederhana. Tipe data ini hanya berisi dua nilai yakni true atau false. Tipe data ini sering digunakan untuk menyatakan suatu kondisi. Cara pendeklarasiannya sebagai berikut.
boolean [nama_var]=[valeu];
Contoh.
boolean lulus=true;
Berikut adalah contoh kode program yang menerapkan ketiga macam tipe data di atas.
01
public class Variabel {
02
    public static void main(String[] args) {

03
        //variabel string
04
        String nama="Rofianto";

05
        System.out.println("Nama  = "+nama);
06
        //variabel integer

07
        int angka1=30;
08
        int angka2=70;

09
        int angka3=angka1+angka2;
10
        System.out.println("Angka = "+angka3);

11
        //variabel boolean
12
        boolean cek=false;

13
        System.out.println("Cek   = "+cek);
14
    }

15
}
Jalankan kode program tersebut dan perhatikan hasilnya.
1.     Array
Array adalah suatu struktur data dalam bentuk deret data. Jadi array menyimpan suatu himpunan data yang tersusun dalam bentuk deretan data. Dalam java array direpresentasikan dalam suatu varibel yang bernama variabel array. Ada dua cara mendeklarasikan variabel array. Cara pertama adalah dengan memberikan value pada saat kita mendeklarasikan variabel array. Perhatikan struktur pendeklarasiannya sebagai berikut:
<tipe_data>[]<nama_var>={<value1>,<value2>};
Contoh.
String []data={“Susan”,”Santi”,”Santo”};
Kode diatas berarti kita membuat suatu variabel array yang bernama “data” dengan tipe data string yang berisikan tiga buah data yakni Susan, Santi, dan Santo.
Cara yang kedua adalah dengan tanpa melakukan inisaialisasi(pemberian value awal) terlebih dahulu tetapi jika kita melakukan cara ini maka kita diharuskan untuk mengisikan panjang array. Perhatikan struktur berikut.
<tipe_data>[]<nama_var>=new <tipe_data>[<panjang_array>];
Contoh.
int[]bilangan=new int[100];
kode diatas berarti kita membuat suatu variabel array yang bernama “bilangan” dengan tipe data integer dan dengan panjang data 100.
Perhatikan contoh penerapannya dalam suatu class.
01
public class Deret {
02
    public static void main(String[] args) {

03
        //cara pendeklarasian 1
04
        int arr1[]={2,4,7,9,10};

05
        System.out.println("Panjang Array  = "+arr1.length);
06
        System.out.println("Nilai Pertama  = "+arr1[0]);

07
        System.out.println("Nilai terakhir = "+arr1[4]);
08
        System.out.println("---------------------");

09
        //cara ke-2
10
        String[]arr2=new String[3];

11
        System.out.println("Panjang Array  = "+arr2.length);
12
        arr2[0]="Jember";

13
        arr2[1]="Lumajang";
14
        System.out.println("Nilai Pertama  = "+arr2[2]);

15
    }
16
}
Jalankan kode program tersebut, perhatikan output yang dihasilkan dan dapatkan kesimpulannya.
1.     Struktur percabangan
Struktur percabangan dalam java salah satunya direpresentasikan dalam suatu struktur “IF” yang biasanya dikombinasikan dengan “ELSE” apabila proses memiliki lebih dari satu cabang. Perhatikan struktur if-else berikut.
If(<kondisi>){
<statement 1>
}else{
<statement 2>
}
Penjelasan.
Kondisi: berisi suatu operasi(biasanya perbandingan) yang memberikan suatu nilai boolean yakni true atau false.
Statement 1: adalah suatu statement atau baris program yang akan dieksekusi apabila kondisi memberikan nilai true.
Statement 2: satement atau baris program yang akan dieksekusi apabila kondisi memberikan nilai false.
Perlu ditekankan disini bahwa apabila suatu kondisi telah memberikan nilai true maka statement 1 akan dieksekusi dan statement 2 akan diabaikan. Begitu pula apabila kondisi memberikan nilai false maka statemen 2 yang akan dieksekusi sedangkan statement 1 akan diabaikan. Perhatikan cantoh penerapannya dalam suatu class java.
01
public class Percabangan {
02
    public static void main(String[] args) {

03
        int nilai=100;
04
        if(nilai>50){

05
            System.out.println("Lulus");
06
        }else{

07
            System.out.println("Gagal");
08
        }

09
    }
10
}
Jalankan kode program tersebut, perhatikan output yang dihasilkan dan dapatkan kesimpulannya.
1.     Struktur perulangan
Dalam bahasa pemrograman java struktur perulangan biasanya direpresentasikan dengan menggunakan struktur “FOR”. Blok kode yang berada pada kalang/scope for inilah yang akan dilakukan eksekusi berulang kali sesuai dengan kondisi tertentu. Perhatikan struktur for berikut.
for(<inisialisasi>;<kondisi>;<update>){
<statement>;
}
Penjelasan
Inisialisasi : berisi proses pemberian nilai awal pada variabel yang digunakan sebagai kontrol perulangan(biasanya variabel integer) contoh: int i = 0
Kondisi : beiasanya berisi proses pembandingan nilai variabel kontrol dengan nilai tertentu. Kondisi ini akan memberikan nilai boolean yakni true atau false. Contoh: i < 100
Update : berisi proses update nilai variabel kontrol. Update variabel kontrol ini digunakan agar suatu perulangan akan berhenti pada suatu kondisi tertentu. Update variabel ini biasanya menggunakan operasi increment dan decrement. Contoh: i++
Perhatikan suatu contoh penerapan perulangan dalam suatu class java berikut.
1
public class Perulangan {
2
    public static void main(String[] args) {

3
        String []kota={"Jember","Lumajang","Banyuwangi","Bondowoso"};
4
        for (int i = 0; i < kota.length; i++) {

5
            System.out.println("Kota ke-"+i+" = "+kota[i]);
6
        }

7
    }
8
}
Jalankan kode program tersebut, perhatikan output yang dihasilkan dan dapatkan kesimpulannya.
1.     Method
Method adalah suatu mekanisme yang digunakan untuk memparsialkan atau membagi suatu kode program menjadi beberapa kode program dengan proses yang spesifik. Misalkan kode program yang digunakan untuk mencetak output dikumpulkan dalam suatu method yang bernama method cetak. Secara umum ada dua macam method yakni method setter dan method getter.
Method setter
Sesuai dengan namanya, method ini memang biasanya digunakan untuk merubah/ memanipulasi suatu nilai atau properti class. Jika kita melakukan pemanggilan method jenis ini maka method ini hanya mengeksekusi baris kode yang ada pada method tersebut tanpa adanya nilai balik yang didapatkan pada proses pemanggilannya.
Struktur method setter adalah sebagai berikut.
<access modifier> void <nama_method>(<parameter>){
<baris kode>
}
Penjelasan
Access modifier: ada beberapa beberapa hak akse method yang dikenal java, tetapi untuk praktikum ini kita cukup menggunakan access modifier public agar method dapat diakses oleh objek yang bersangkutan di class yang lain.
Parameter : dapat berisi beberapa deklarasi variabel yang dipisahkan dengan tanda koma(,).
Contoh: public void cetak(String nama)
Berikut adalah contoh penerapan method setter pada suatu kasus.
01
public class DemoMethod2 {
02
    public static void main(String[] args) {

03
        String[]nama={"dono","dini","dana","dono","dunu","dana","dina","dani","doni","dino","danu","dono","dinu","duna","dana"};
04
        String cari="dono";

05
        DemoMethod2 demo=new DemoMethod2();
06
        demo.jumlahNama(nama, cari);

07
08
    }

09
    public void jumlahNama(String[]nama,String cari){
10
        int jml=0;

11
        for (int i = 0; i < nama.length; i++) {
12
            if(nama[i].equals(cari)){

13
                jml++;
14
            }

15
        }
16
        System.out.println("Jumlah "+cari+" = "+jml);

17
    }
18
}
Jalankan kode program tersebut, perhatikan output yang dihasilkan dan dapatkan kesimpulannya.
Method getter
Berbeda dengan method setter yang hanya bisa mengeksekusi baris kode yang ada di dalamnya, method getter selain mengeksekusi baris kodenya juga memberikan nilai balik(getting value) kepada pemanggilnya. Perhatikan struktur method getter berikut.
<access modifier> <tipe_data> <nama_method> (<parameter>){
<baris kode>
return <value>;
}
Perbedaan mendasar dari struktur method setter dan getter yang pertama adalah pada method getter menggunakan tipe data seperti int, String bahkan juga bisa menggunakan tipe data objek, sedangkan untuk method setter hanya menggunakan keyword void saja. Perbedaan yang kedua adalah pada method getter terdapat keyword return yang berfungsi untuk memberikan nilai balik pada pemanggil method ini.
Pada kasus yang sama dengan contoh method setter kita akan coba menerapkannya menggunakan method getter.
01
public class DemoMethod3 {
02
    public static void main(String[] args) {

03
        String[]nama={"dono","dini","dana","dono","dunu","dana","dina","dani","doni","dino","danu","dono","dinu","duna","dana"};
04
        String cari="dono";

05
        DemoMethod3 demo=new DemoMethod3();
06
        System.out.println("Jumlah "+cari+" = "+demo.jumlaNama(nama, cari));

07
    }
08
    public int jumlaNama(String[]nama,String cari){

09
        int jml=0;
10
        for (int i = 0; i < nama.length; i++) {

11
            if(nama[i].equals(cari)){
12
                jml++;

13
            }
14
        }

15
        return jml;
16
    }

17
}
Jalankan kode program tersebut, perhatikan output yang dihasilkan dan dapatkan kesimpulannya.
1.     Constructor
Constructor adalah suatu method khusus yang akan dijalankan pada saat pembuatan suatu objek. Dapat dikatakan bahwa dengan konstruktor inilah kita melakukan inisialisasi atau pemberian nilai awal dari objek yang kita ciptakan dari class yang bersangkutan. Berikut adalah ciri-ciri dari constructor yang membedakan dengan method biasa.
·         Nama constructor sama dengan nama class
·         Constructor tidak memiliki return value
·         Acces modifiernya public
·         Constructor tidak dapat dipanggil secara  langsung, namun harus dipanggil dengan menggunakan operator new pada pembentukan sebuah class.
Struktur dasar constructor:
public  <nama_class>(<parameter>){
<baris_kode>;
}
Perhatikan contoh berikut.
01
Perhatikan contoh berikut.
02
public class DemoConstructor {

03
    int nilai;
04
    public DemoConstructor(int angka){

05
        nilai=angka+50;
06
    }

07
    public static void main(String[] args) {
08
        DemoConstructor demo=new DemoConstructor(20);

09
        System.out.println("Nilai Anda = "+demo.nilai);
10
    }

11
}
SUMBER : http://strukturdataumj.wordpress.com/2011/03/26/review-java/

Diposting oleh Pena An-Nisa di 06.22 0 komentar  

Label: Java

Postingan Lama Beranda
Langganan: Postingan (Atom)

Blog Design by Gisele Jaquenod.